Bima Prana Chitra

Dari EverybodyWiki Bios & Wiki
Lompat ke:navigasi, cari

Lua error in package.lua at line 80: module 'Modul:Message box/configuration' not found. Lua error in package.lua at line 80: module 'Modul:Message box/configuration' not found.

Bima Prana Chitra
Bimapranachitra.jpg
Born 08 Maret 1985 (umur 37) in Medan, Sumatra Utara
🏳️ Nationality Bendera Indonesia Indonesia
🏫 Education Doktor (Dr.)
🎓 Alma mater Universitas Sumatera Utara
STBA Harapan Medan
💼 Occupation
dosen, musisi, seniman, sastrawan, kritikus
❤️ Spouse(s) dr. Yunita Wulandari
👶 Children Sulthan Muhammad Pranatama
👴 👵 Parent Alm. Liliek Pranachitra (Ayah)
Radenroro Nurhidayati (Ibu)

Dr. Bima Prana Chitra, M.Hum. dikenal sebagai tokoh akademisi, kritikus, sastrawan, musisi, pencipta lagu dan aktivis kesenian asal Medan, Sumatra Utara. Pada tanggal 2 November 2019, Bima resmi dilantik sebagai Sekretaris I Badan Pengurus Harian (BPH) Dewan Kesenian Sumatra Utara (DKSU)[1], yakni organisasi resmi non struktural perpanjangan tangan Gubernur Sumatra Utara di bidang kesenian, sastra, budaya dan pariwisata. Sejak tanggal 4 Februari 2022, Bima didaulat sebagai salah satu pengurus Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI)[2] Komisariat Sumatera Utara yang bergerak dalam Departemen Publikasi dan Informasi.

Latar Belakang[sunting]

Bima Prana Chitra adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Ayahnya berprofesi sebagai musisi dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Bima merupakan cucu dari almarhum Idris Pranachitra Gagarmayang, yang lebih dikenal sebagai seorang seniman, sastrawan, wartawan, aktivis sekaligus mantan pimpinan redaksi Majalah Tjaraka[3].

Bima terjun ke dunia seni sejak masih berada di bangku SMP. Ia mengawali kariernya sebagai penyanyi di berbagai resepsi pernikahan bersama grup musik ayahnya, Liliek Pranachitra,yang dikenal masyarakat sebagai musisi senior pelopor permainan musik kibor tunggal di Sumatra Utara, sekaligus peraih Rekor MURI tahun 1994 untuk kategori bermain kibor selama 24 jam nonstop dan Rekor Medan Club[4] selama 50 jam nonstop.

Sejak tahun 1998, Bima diketahui banyak menulis puisi dan menciptakan lagu-lagu beraliran pop dengan pengaruh gaya bermusik The Beatles; terutama John Lennon.

Semasa kuliah, Bima konsisten mendalami ilmu sastra dan linguistik. Pada usia 33 tahun, Bima berhasil menyelesaikan studi doktornya di Universitas Sumatera Utara melalui karya disertasi berjudul "Puisi-Puisi Liris Karya Tengku Amir Hamzah dalam Perspektif Kajian Budaya.

Pada tanggal 17 Mei 2013, Bima menikah dengan dr. Yunita Wulandari dan dikaruniai seorang anak laki-laki yang bernama Sulthan Muhammad Pranatama. Saat ini, Bima rutin menjalani profesinya sebagai seorang dosen sekaligus Ketua Program Studi Sastra Inggris di Fakultas Bahasa dan Komunikasi, Universitas Harapan Medan[5]. Dalam beberapa kesempatan, Bima juga memenuhi undangan sebagai kritikus dan pembicara sistem pakar di forum-forum diskusi bidang sastra, bahasa, filsafat dan pendidikan.

Pendidikan[sunting]

Bima mulai mendalami Sastra Inggris sejak tahun 2003, yakni ketika masih menempuh studi sarjana di Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Harapan Medan. Pada tahun 2008, ia melanjutkan studi Magister di Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (USU Medan) dan dinyatakan lulus dalam waktu 1 tahun 8 bulan dengan tesis yang berjudul "Representasi Byronic Hero dalam Novel Mary Shelley Frankenstein.

Selama berkuliah di USU, Bima banyak mendapatkan pengetahuan tentang Teori Kritis Mazhab Frankfurt, Habitus, Dekonstruksi, Orientalisme, Oksidentalisme dan lain-lain dari dosen pembimbingnya, Dr. Asmyta Surbakti, M.Si. Pada tahun 2011, Bima menerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Yayasan Citramas Batam, dibawah santunan Kris Taenar Wiluan[6] dan melanjutkan studi ke jenjang doktor di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara selama 7 tahun.

Karya[sunting]

Bima menghasilkan setidaknya 250 karya berupa puisi, esai, cerpen dan lain-lain yang sebagian di antaranya terbit dalam buku-buku antologi sastra nasional. Karya-karya Bima didominasi oleh aliran sastra romantik dan gothic. Banyak di antaranya karya tersebut diperkaya oleh elemen-elemen satir yang bernada estetis dan introspektif. Selain itu, Bima cenderung menghasilkan puisi-puisi berbentuk kuplet, terzina dan kuatrain dengan pola rima dinamis.

Pada tahun 2018, Bima menerbitkan sejumlah puisi dan kritik bersama para penyair terkenal tanah air seperti Sosiawan Leak, Remy Sylado, Maman S. Mahayana, Kurnia Effendi, Esha Tegar Putra, Eko Tunas dan Dedy Tri Riyadi yang tergabung dalam Gerakan Antiskandal Sastra (GAS) melalui buku Skandal Sastra Undercover: 55 Penyair dan Skandal Sastra Undercover: Esai. Selain itu, ia sempat berafiliasi dengan kelompok penyair Sastra Kidung Semilir (SKS) asal Kota Bandung, Jawa Barat dan banyak berkontribusi dalam penulisan Antologi Puisi Kidung Sastra Nusantara (2017), Sastra Kidung Semilir: Perempuan di Langit Aksara (2017), Sastra Kidung Semilir dalam Satu Abad Karanganyar (2017), Sastra Kidung Semilir dalam Wajah Indonesia (2018).

Daftar Buku[sunting]

  1. Chitra, Bima Prana; dkk. (2017). Antologi Puisi Kidung Sastra Nusantara. Garut: Langen Sari. ISBN 978-6-02-734918-6
  2. Chitra, Bima Prana; dkk. (2017). Sastra Kidung Semilir: Perempuan di Langit Aksara. Garut: Langen Sari. ISBN 978-6-02-734919-3
  3. Chitra, Bima Prana; dkk. (2017). Sastra Kidung Semilir dalam Satu Abad Karanganyar. Garut: Langen Sari. ISBN 978-6-02-619788-7
  4. Chitra, Bima Prana; dkk. (2017). Sastra Kidung Semilir dalam Wajah Indonesia. Sleman: Elmatera. ISBN 978-6-02-571411-5
  5. Yosi Herfanda, Ahmadun (Editor). (2018). Skandal Sastra Undercover: 55 Penyair. Yogyakarta: Buana Grafika. ISBN 978-6-02-523891-8
  6. Sylado, Remy; dkk. (2017). Skandal Sastra Undercover. Yogyakarta: Kalam. ISBN 978-602-50506-1-9
  7. Lubis, Koko Hendri; dkk. (2021). Dagang dan Meudagang Bunga Rampai Kritik Sastra. Jakarta: Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. Katalog dalam Terbitan 899.210 9

Pranala Luar[sunting]


This article "Bima Prana Chitra" is from Wikipedia. The list of its authors can be seen in its historical and/or the page Edithistory:Bima Prana Chitra. Articles copied from Draft Namespace on Wikipedia could be seen on the Draft Namespace of Wikipedia and not main one.

  1. Galat skrip: tidak ada modul tersebut "citation/CS1".
  2. Galat skrip: tidak ada modul tersebut "citation/CS1".
  3. Galat skrip: tidak ada modul tersebut "citation/CS1".
  4. Galat skrip: tidak ada modul tersebut "citation/CS1".
  5. Galat skrip: tidak ada modul tersebut "citation/CS1".
  6. Galat skrip: tidak ada modul tersebut "citation/CS1".